5 Efek Minum Kopi yang Tak Semuanya Buruk

5 Efek Minum Kopi yang Tak Semuanya Buruk

Minuman kopi selalu dikaitkan dengan efek samping yang selalu mengkhawatirkan bagi hidup terutama dengan kesehatan. Namun, tak selamanya minuman kopi selalu dipandang membahayakan bahkan bisa memberikan nilai positif bagi kesehatan. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai efek minum kopi yang tak semuanya dipandang buruk.

1.  Membuat Lebih Senang

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwasanya kopi membuat hidup lebih senang, lebih bersemangat dan lebih santai menikmati serta menjalankan aktivitas. Hal ini dikarenakan ada kandungan kafein yang mempengaruhi kinerja otak. Kafein yang diserap tubuh dialirkan dalam darah dan sampai ke otak ini memberikan pengaruh sehingga dapat melepaskan hormon bahagia seperti dopamin dan serotonin.

2.  Menghilangkan Rasa Sakit Kepala

Pada umumnya sakit kepala bisa dihilangkan dengan obat yang mengandung seperti aspirin, midol maupun excedrin. Namun, sakit kepala juga bisa dihilangkan dengan meminum kopi. Pasalnya dalam kopi mengandung kafein yang bersifat vasoconstriction. Sifat inilah yang menyebabkan kafein berperan dengan cara menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah.

3.  Mengurangi Rasa Stres dan Depresi 

Efek minum kopi berikutnya yang paling berpengaruh adalah mengurangi rasa stres dan depresi. Stres dan depresi bila dibiarkan secara terus menerus dapat mempengaruhi kelangsungan hidup, termasuk dalam beraktivitas. Oleh karena itu, meminum kopi menjadi salah satu solusi untuk meringankan rasa stres dan depresi.

Hal ini dikarenakan kopi yang mengandung kafein bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi hormon. Beberapa hormon tersebut seperti dopamin, serotonin dan noradrenalin, yang merupakan neurotransmitter penting dalam meningkatkan suasana hati.

4.  Mengurangi Risiko Alzheimer dan Parkinson

Kopi ternyata juga bisa mengurangi risiko beberapa penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson. Penyakit ini merupakan jenis penyakit otak yang dapat menyebabkan demensia atau pikun. Namun, pengonsumsian kopi dapat meminimalisir dan mengurangi terjadinya penyakit ini.

Hal ini disebabkan adanya senyawa fenilindan di dalam kopi. Senyawa fenilindan sendiri merupakan senyawa yang menimbulkan rasa pahit dan biasanya muncul saat proses roasting kopi.

Selain menimbulkan rasa pahit pada kopi, senyawa ini juga bisa menghambat penggabungan protein beta amiloid dan protein tau, yakni jenis protein yang banyak ditemukan dalam otak pasien alzheimer dan parkinson.

5.  Meningkatkan Memori

Efek berikutnya yang bisa dirasakan adalah meningkatnya memori. Kopi yang dikonsumsi akan meminimalisir dan mengurangi gejala demensia atau kepikunan. Dengan begitu, pengonsumsian kopi terutama kopi asli tanpa campuran apapun, dapat meningkatkan kinerja dan daya memori otak sehingga Anda bisa bekerja dan beraktivitas dengan baik.

Demikianlah beberapa informasi mengenai efek minum kopi yang tak semuanya buruk. Anda bisa mengonsumsi kopi ini sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan terlalu memaksakan untuk mengonsumsi kopi apabila Anda mengalami beberapa penyakit yang kontradiktif dengan bahan-bahan yang terkandung dalam kopi.