Gejala Umum Aneurisma

Gejala Umum Aneurisma

Sumber: alodokter.com

Sebelum kamu mengetahui apa saja gejala umum aneurisma, kamu harus mengetahui lebih dahulu apa itu aneurisma. Menurut honestdocs.com aneurisma adalah penyakit yang terjadi ketika bagian dari pembuluh darah (arteri) mengalami penonjolan atau membengkak. Terdapat dua jenis dari penyakit ini yaitu otak dan aorta dengan gejala sebagai berikut.

  1. Aneurisma otak

Seperti namanya, penyakit ini terjadi pada arteri pada otak. Menurut alodokter.com aneurisma otak adalah pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah. Pembuluh akan menggembung seperti balon ketika aliran darah menekan dinding pembuluh darah. Kondisi ini akan menjadi serius ketika pembuluh pecah dan terjadi pendarahan subarachnoid. Aneurisma merupakan penyakit yang cukup berbahaya karena dapat menimbulkan kerusakan otak dan kematian, biasanya kondisi ini diderita oleh wanta di atas umur empat puluh tahun. Biasanya, gejala dari penyakit ini tidak terlihat di awal dan baru ditunjukkan ketika aneurisma sudah begitu besar dan menekan jaringan atau saraf pada otak. Gejala umum aneurisma jenis ini dapat berupa gangguan penglihatan, nyeri pada sekitar mata, mengalami kesulitan dalam berbicara, pusing, keseimbangan yang ternganggu, sulit berkonsentrasi atau memiliki daya ingat yang pendek, dan kelopak mata yang turun. Pada kasus tertentu aneurisma otak yang parah dapat menyebabkan kebocoran darah. Akibat dari kondisi ini adalah penderita mengalami gejala pusing yang parah dan terjadi secara tiba-tiba. Ketika aneurisma otak sudah pecah, gejala yang muncul dari penyakit ini adalah sensitif terhadap cahaya, penglihatan menjadi kabur, kejang, leher menjadi kaku, mual dan muntah, pingsan, lumpuh atau lemah pada salah satu sisi tubuh atau tungkai.

  1. Aneurisma aorta

Aneurisma aorta terbagai di dada dan perut. Dikutip dari hellosehat.com aneurisma aorta perut atau abdominalis adalah penonjolan pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke organ dan jaringan di bagian bawah tubuh. Penderita penyakit ini lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki. Gejala umum aneurisma yang ditimbulkan oleh penyakit ini seperti rasa sakit seolah dirobek di bagian perut dan pungung. Aneurisma aorta biasanya tidak menimbulkan gejala yang nyata pada awalnya. Penderita baru akan menyadarinya setelah penggelembungan di pembuluh darah sudah sangat besar atau terlanjur pecah, dan seringnya sudah terlambat untuk diselamatkan. Inilah bahaya dari penyakit aneurisma. Saat aneurisma sudah membesar ada beberapa gejala yang akan dirasakan seperti sering mati rasa, denyut jantung yang cepat, napas pendek, nyeri pada punggung dan dada, denyut yang kuat di area perut, mual atau muntah, lemas, perasaan aneh atau tidak nyaman pada bagian dada atas. Ketika penggumpalan yang terjadi pada darah pecah, dia akan menghalangi aliran darah ke organ tubuh yang penting seperti hati, paru-paru dan ginjal hingga membuat organ-organ tersebut berhenti berfungsi. Inilah yang akan menyebabkan risiko berbahaya seperti kematian terjadi.

 Metode pengobatan pada aneurisma tergantung pada parahnya penyakit dan risiko dari pecahnya aneurisma. Menurut hellosehat.com ukuran aneurisma berkisar antara empat dan lima sentimeter membutuhkan pengobatan seperti operasi. Jika aneurisma kecil atau kurang dari empat sentimeter pengobatan yang diperlukan seperti rutin dalam berkonsultasi dengan dokter setiap enam bulan atau satu tahun. sonogram dapat dilakukan untuk memantau aneurisma ketika menjadi lebih besar. Penderita juga dapat melakukan pengobatan di rumah dengan cara berhenti merokok, berolah raga, mengontrol tekanan darah, dan mengurangi kolesterol dan lemak pada makanan.

Itulah gejala umum aneurisma dan penyebab serta pengobatan yang dapat kamu ketahui.