Mengunjungi Sisi Lain Objek Wisata di Bali

Mengunjungi Sisi Lain Objek Wisata di Bali

Ketika membicarakan objek wisata di Bali, kebanyakan orang pasti akan menyebut Pantai Kuta, Monkey Forest Ubud dan masih banyak tempat wisata sejenis lainnya. Padahal, Bali nggak cuma sekadar tempat yang itu-itu saja.

Sebagai kawasan pariwisata yang menjunjung tinggi keindahan alam dan adat budaya, Bali memiliki banyak tempat wisata dengan kearifan lokal yang kental. Desa-desa wisata di Bali menyuguhkan daya tarik tersendiri yang layak untuk disaksikan.

3 Desa Objek Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Sejurus dengan kebijakan pemerintah yang mulai menggalakkan desa wisata, Bali sudah lebih dulu memiliki desa-desa yang menjadi tujuan utama para turis.

  1. Desa Bengkala

Jika dilihat sekilas, keadaan di desa yang terletak di Bali bagian utara ini memang nggak beda sama keadaan desa pada umumnya. Sederhana dengan pemandangan yang masih asri dan asli. Tapi ternyata ada yang berbeda di sini.

Hampir 2% dari masyarakat di tempat ini adalah kaum difabel, khususnya bisu tuli. Itulah sebabnya di tempat ini berdiri komunitas bisu tuli yang cukup banyak. Bahkan semua orang di desa ini paham dengan Kata Kolok, atau bahasa isyarat sebagai alat komunikasi. Kolok sendiri artinya adalah bisu tuli.

Masyarakat tempat ini percaya bahwa banyaknya orang bisu tuli di tempat ini karena kutukan dari leluhur yang harus diterima. Namun, mengutip dari BBC, keadaan ini disebabkan adanya gen resesif DFNB3, yang merupakan faktor genetik.

Toleransi antara mereka yang bisa berbicara dan mendengar secara normal dengan mereka yang bisu-tuli juga terjalin erat. Mereka bisa berkomunikasi dengan lancar karena setiap orang wajib mempelajari Kata Kolok. Hal ini juga yang membuat desa ini juga terkenal dengan sebutan Desa Kolok.

Para penyandang bisu-tuli juga memiliki pekerjaan seperti orang pada umumnya. Mereka bisa menjadi petani, pengrajin tenun hingga pembuat jamu tradisional. Bahkan, jamu tradisional di tempat ini jadi salah satu usaha ekonomi kreatif yang sangat maju.

Salah satu pertunjukan khas yang sayang untuk dilewatkan kalau kalian ke tempat ini adalah pentas tari Janger Kolok. Para penari Janger Kolok adalah masyarakat bisu-tuli yang dilatih dengan sangat handal. Tanpa bisa mendengar pun, mereka bisa menari dengan gemulai dan sangat menawan.

  • Desa Munduk

Salah satu tempat wisata Bali terkini yang kerap dikunjungi oleh wisatawan adalah Desa Munduk. Desa yang terkenal dengan sebutan desa di atas awan ini berada di kawasan Ubud. Peresmian Desa Munduk sebagai desa wisata sudah ditetapkan sejak tahun 1990.

Keindahan alam di tempat ini ditunjang oleh banyaknya perkebunan kopi, teh dan cengkeh. Jika beruntung, kamu bisa melihat proses panen hingga pengepakan sampai bisa dikonsumsi. Karena berada di dataran tinggi dan sering tertutup kabut, maka kamu bisa merasakan seperti sedang berada di tengah awan.

Objek wisata lain yang ada di tempat ini adalah Air Terjun Melenting yang memiliki ketinggian 200 meter. Ada pula Danau Tamblingan yang memiliki banyak pura dan permainan air yang sayang untuk dilewatkan.

Bosan dengan wisata yang itu-itu saja? Kamu juga bisa belajar membuat tire maupun kdape. Kedua benda ini berbentuk kain yang wajib ada di saat acara pernikahan.

  1. Desa Wanagiri

Satu lagi tempat wisata di Bali yang menyuguhkan perlindungan alam dan budaya. Desa yang terletak di daerah Buleleng ini memiliki tiga kompleks air terjun dengan air yang bening menyegarkan. Selain itu terdapat pula perkebunan kopi Tipika khas Wanagiri yang luas.

Salah satu air terjun yang terkenal di tempat ini adalah Air Terjun Banyu Wana Amertha. Selain karena airnya yang menyegarkan dan sering muncul pelangi di tempat ini, kelebihan lain dari Banyu Wana adalah pembangunan taman khusus untuk tanaman sesaji.

Seperti yang kamu tahu, Bali sangat identik dengan sesajen. Guna melengkapi kebutuhan tersebut, maka dibuatlah taman yang dipenuhi dengan intaran, sudamala dan berbagai tanaman langka lainnya.

Buat kamu yang cinta banget sama trekking dan outbound, bisa datang ke air terjun Puncak Manik. Lokasi air terjun ini paling jauh dari pusat desa dan memiliki jalur yang cukup ekstrim. Pepohonan di tempat ini juga sangat rimbun karena memang dijaga kelestariannya.

Menjelajahi objek wisata di Bali memang sangat menyenangkan. Budaya masyarakat yang masih kental bisa berpadu bersama modernisasi dengan baik. Hal ini membuat wisatawan bisa belajar sekaligus berlibur di satu tempat.